KELASTER.COM MAKASSAR — Komitmen memperkuat kerja sama dalam bidang kesehatan mendapat perhatian melalui penganugerahan Brevet Kehormatan Kesehatan Penyelaman dan Hiperbarik kepada Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Muhammad Yusran Lalogau.
Penghargaan dari TNI Angkatan Laut (TNI AL) tersebut disematkan oleh Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) VI Makassar, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, di Aula Gedung Sultan Hasanuddin, Markas Komando Kodaeral VI Makassar, Senin (12/10/2026).
Pemberian brevet kehormatan ini menjadi salah satu agenda dalam rangka memperingati Hari Kesehatan TNI AL (Harkesal) 2026. Penghargaan tersebut sekaligus merupakan bentuk penghormatan kepada unsur pemerintah daerah dan instansi yang dinilai mendukung pengembangan pelayanan kesehatan penyelaman dan hiperbarik.
Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz menyampaikan bahwa kegiatan penyematan brevet kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Sulawesi Selatan telah berlangsung sejak 2025. Penerimanya mencakup unsur pemerintah provinsi hingga kabupaten dan kota.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga sarana untuk memperkenalkan lebih luas manfaat pelayanan kesehatan hiperbarik kepada masyarakat.
Ia menjelaskan, terapi hiperbarik memiliki berbagai manfaat dalam menunjang penanganan kondisi kesehatan tertentu. Selain mendukung proses pemulihan, layanan ini juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan kesehatan lainnya, termasuk kebugaran.
Andi Abdul Aziz berharap masyarakat semakin mengenal layanan hiperbarik sehingga pemanfaatannya tidak terbatas pada kelompok tertentu saja. Dengan pemahaman yang lebih luas, masyarakat diharapkan dapat mengetahui pilihan layanan kesehatan yang tersedia sesuai kebutuhan medis.
Ia juga mengungkapkan bahwa meskipun pelayanan tersebut belum ditanggung oleh BPJS Kesehatan, pihaknya tetap membuka peluang pelayanan bagi masyarakat kurang mampu.
Penganugerahan brevet kehormatan kepada Bupati Pangkep ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara TNI AL dan pemerintah daerah. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan layanan kesehatan serta memperluas informasi mengenai manfaat kesehatan penyelaman dan hiperbarik bagi masyarakat.