KELASTER.COM, Bantaeng – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pemberdayaan Desa GEL-116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja penanaman dan pembagian bibit pohon yang dirangkaikan dengan kegiatan Jumat Bersih di Dusun Samataring, Desa Biangkeke, Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian mahasiswa terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya penghijauan guna menciptakan kawasan yang lebih hijau, asri, dan nyaman bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Jumat Bersih yang melibatkan mahasiswa KKN, aparat desa, dan masyarakat setempat. Para peserta bersama-sama membersihkan area di sepanjang jalan Dusun Samataring dengan mengumpulkan sampah, membersihkan rumput liar, serta merapikan lingkungan sekitar. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong antara mahasiswa dan masyarakat.
Setelah kegiatan Jumat Bersih selesai, rangkaian acara dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon di sepanjang pinggir jalan Dusun Samataring. Bibit yang ditanam terdiri atas pohon mahoni, ketapang kencana, bitti, dan pucuk merah. Pemilihan jenis tanaman tersebut didasarkan pada manfaat ekologis dan nilai estetikanya. Mahoni dan bitti merupakan tanaman berkayu yang berfungsi sebagai penyerap karbon sekaligus peneduh, sedangkan ketapang kencana dan pucuk merah dipilih untuk mempercantik kawasan serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan pengguna jalan di masa mendatang.
Selain penanaman pohon, mahasiswa KKN juga melaksanakan pembagian bibit kepada kelompok tani. Bibit tersebut selanjutnya akan didistribusikan kepada anggota kelompok tani yang lahannya bersedia ditanami pohon, sehingga manfaat penghijauan dapat dirasakan secara lebih luas dan berkelanjutan.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat serta apresiasi dari Kepala Desa Biangkeke. Dalam sambutannya, ia menyampaikan, “Melalui program ini saya berharap tidak hanya memberikan dampak positif terhadap kondisi lingkungan saat ini, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan melestarikan lingkungan secara berkelanjutan demi menciptakan Desa Biangkeke yang lebih hijau, sehat, dan nyaman.”
Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi aktif mereka selama kegiatan berlangsung, baik dalam aksi bersih-bersih maupun proses penanaman pohon. Semangat gotong royong yang terjalin menjadi wujud nyata sinergi antara mahasiswa KKN Tematik Pemberdayaan Desa GEL-116 Universitas Hasanuddin, Pemerintah Desa Biangkeke, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan.
Melalui program ini, mahasiswa KKN berharap kegiatan penghijauan tidak berhenti pada proses penanaman semata, tetapi juga mampu mendorong kesadaran masyarakat untuk terus merawat pohon yang telah ditanam serta menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Dengan demikian, Desa Biangkeke diharapkan dapat berkembang menjadi desa yang lebih hijau, sehat, dan nyaman bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.
Jika berita ini akan dipublikasikan di website kampus atau media massa, saya juga dapat menyesuaikannya dengan gaya penulisan berita pers yang lebih ringkas dan mengikuti struktur 5W+1H secara lebih tegas.