Home Berita Pemkot Parepare menurunkan pengangguran di Parepare, tersisa 5,6 Persen di 2022

Pemkot Parepare menurunkan pengangguran di Parepare, tersisa 5,6 Persen di 2022

by Saleh

KELASTER.COM 0- Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare diklaim berhasil menurunkan pengangguran di Parepare, saat ini angka pengangguran tersisa 5,6 Persen di 2022, angka tersebut sesuai yang dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).

Walikota Parepare DR HM Taufan Pawe SH MH memberi target diakhir masa jabatannya yaitu angka pengangguran berada di 5,6 persen atau 4.025 orang dari total 71.929 angkatan kerja terbuka, kemudian 67.904 orang bekerja terdiri dari laki-laki dan perempuan, dan ini juga sesuai target yang diberikan Pemkot ke dinas tenaga kerja (Disnaker) Parepare.

Kepala Bidang (Kabid) Penempatan dan Pelatihan Tenaga Kerja Disnaker Parepare, Drs La Ode Arwah Rahman M Si menyampaikan hal tersebut berdasarkan laporan terbaru badan pusat statistik (BPS) Kota Parepare soal angka pengangguran 2022.”data BPS tersebut, sesuai arahan Walikota Parepare agar angka pengangguran turun sampai 5,6 persen,”ujar La Ode.

Menurut La Ode angkat pengangguran tersebut turun lebih dari 1 persen. “angka pengangguran kita turun signifikan lebih dari 1 persen dibanding tahun lalu, ini merupakan penurunan atau capaian yang sangat bagus,”ujar La Ode Senin 9 Januari 2023.

La Ode menambahkan hasil ini merupakan bukti intervensi pemerintah dalam menekan angka pengangguran berhasil. Bahkan, target yang dipasang tersebut telah tercapai sebelum akhir masa jabatan walikota dua periode itu.”ini adalah bukti adanya keberhasilan intervensi kebijakan daerah melalui berbagai programsektor rill bergerak artinya banyak tenaga kerja yang mulai bekerja kembali,” ungkap La Ode.

Las ode juga membandingkan pada 2021 jumlah angkatan kerja sebanyak 74.806 orang. atau sekira 5.029 orang yang tidak bekerja atau 6,72 persen pengangguran terbuka.”keberhasilan ini merupakan peran dari berbagai pihak dalam kolaborasi bersama menurunkan angka pengganguran dalam sektor pendidikan, perdagangan, tenaga kerja dan stakeholder memiliki peran masing-masing.

Kata La Ode, tiga langkah ke depan dalam usaha menurunkan angka pengangguran yang lebih masif yakni memberikan fasilitas kepada lulusan SMA, memasarkan tenaga kerja, dan kemitraan dengan perusahaan.”bicara pengangguran banyak dimensi, pendidikan, perdagangan semua terlibat, peran kami memfasilitasi tenaga kerja untuk mendapatkan lapangan pekerjaan.”pertama melatih lulusan SMA soal keterampilan atau skill, kedua bagaimana memasarkan angkatan kerja ke lapangan pekerjaan, dan membuat kemitraan dengan daerah lain yang punya lapangan kerja yang besar,” tandasnya

About The Author

Related Articles

Leave a Comment