Home Berita Disnaker Pangkep Buka Peluang Usaha bagi Warga Terdampak PHK

Disnaker Pangkep Buka Peluang Usaha bagi Warga Terdampak PHK

by Biro Pangkep

 

Kelaster.com PANGKEP — Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) terus mendorong masyarakat terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) agar mampu bangkit dan memiliki sumber penghasilan baru.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan pembuatan kue yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini digelar di Aula Warkop Logos, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Padoang-Doangan, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Selasa (15/9/2026).

Pelatihan tersebut diikuti sebanyak 20 orang masyarakat Kabupaten Pangkep yang terdampak PHK. Mereka diberikan pembekalan keterampilan praktis dalam pembuatan kue yang diharapkan dapat menjadi modal untuk membuka usaha secara mandiri.

Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnaker Pangkep, Muliadi, S.Sos., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang kehilangan pekerjaan.

Menurutnya, keterampilan yang diberikan diharapkan dapat menjadi alternatif bagi peserta untuk memperoleh penghasilan setelah tidak lagi bekerja di tempat sebelumnya.

“Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan bekal keterampilan praktis kepada masyarakat terdampak PHK, sehingga mereka memiliki alternatif sumber penghasilan dan dapat mengembangkan usaha secara mandiri,” ujar Muliadi.

Dalam pelatihan tersebut, Disnaker Pangkep menghadirkan Musdalifa dari ARTelanta Business Consulting Makassar sebagai pemateri. Peserta mendapatkan pengetahuan dan keterampilan terkait pembuatan kue yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha.

Selain itu, Dewi, S.T., dari UPT BLK Disnaker Kabupaten Pangkep turut terlibat dalam kegiatan tersebut untuk mendukung proses pelatihan dan peningkatan keterampilan para peserta.

Melalui kegiatan ini, Disnaker Pangkep berharap para peserta tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga mampu memanfaatkannya sebagai peluang usaha yang produktif.

Dengan demikian, pelatihan berbasis keterampilan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat terdampak PHK untuk kembali produktif, meningkatkan kemandirian ekonomi, serta membuka peluang penghasilan baru bagi keluarga mereka.

Related Articles