Home Berita Tim 19 TEP UNHAS 2026 Dorong Peningkatan Kapasitas Pemuda Pokdarwis Saharey melalui Pelatihan Pariwisata Berkelanjutan

Tim 19 TEP UNHAS 2026 Dorong Peningkatan Kapasitas Pemuda Pokdarwis Saharey melalui Pelatihan Pariwisata Berkelanjutan

by Administrator

Fakfak, 21 September 2026 — Sebanyak 24 pemuda yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Saharey mengikuti kegiatan Pelatihan Manajemen Pariwisata Berkelanjutan di Kampung Saharey, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Senin (21/9). Kegiatan ini merupakan bagian dari pendampingan Tim 19 TEP UNHAS 2026 dalam mendukung pengembangan potensi pariwisata berbasis masyarakat di Kampung Saharey.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program Tim 19 TEP UNHAS 2026 di bawah pendampingan Prof. Dr. Nita Rukminasari, S.Pi., M.P., yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengelola dan mengembangkan potensi pariwisata secara berkelanjutan.

Pelatihan menghadirkan dua narasumber dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Fakfak, yaitu Bapak Muhammad Ilham Nurdin, S.STP., M.Si., selaku Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Fakfak, serta Bapak Ghean Rismanto, S.Tr.IP., selaku Analis Objek Wisata pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Fakfak.

Dalam kegiatan ini, para peserta memperoleh pembekalan melalui tujuh modul pelatihan manajemen pariwisata, yaitu Hospitality dan Layanan Homestay, Pemasaran Digital dan Media Sosial, Manajemen Usaha Pariwisata dan Keuangan, Pengelolaan Sampah dan Sanitasi Wisata, Keamanan Wisata Air, Pemandu Wisata Alam dan Budaya, serta Pelatihan Mangrove.

Ketujuh modul tersebut memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai berbagai aspek pengelolaan destinasi wisata. Materi hospitality dan layanan homestay membekali peserta dalam memberikan pelayanan yang baik kepada wisatawan, sementara materi pemasaran digital dan media sosial memberikan pengetahuan mengenai pemanfaatan platform digital untuk memperkenalkan potensi wisata Kampung Saharey.

Selain itu, peserta mendapatkan pengetahuan mengenai pengelolaan usaha dan keuangan, kebersihan dan sanitasi destinasi, keamanan aktivitas wisata air, hingga teknik pemanduan wisata alam dan budaya. Materi mengenai mangrove turut memperkuat pemahaman peserta terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir sekaligus mengembangkan potensinya secara berkelanjutan.

Keterlibatan 24 pemuda Pokdarwis Saharey dalam pelatihan ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan sumber daya manusia yang mampu berperan aktif dalam pengembangan pariwisata di kampung mereka. Pemuda diharapkan dapat menjadi bagian dari penggerak pengelolaan, pelestarian, serta promosi potensi wisata lokal.

Melalui kolaborasi antara Tim 19 TEP UNHAS 2026, Prof. Dr. Nita Rukminasari, S.Pi., M.P., Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Fakfak, serta masyarakat Kampung Saharey, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi wisata yang dimiliki. Upaya tersebut menjadi langkah untuk mendukung pengembangan pariwisata Kampung Saharey yang berkelanjutan, berbasis potensi alam dan budaya, serta melibatkan masyarakat lokal secara aktif. (*/rilis/ilo)

Related Articles