Home Berita Koordinasi Lintas Sektor, Bhabinkamtibmas dan Penyuluh KB Dorong Penuntasan Stunting di Bonto Birao

Koordinasi Lintas Sektor, Bhabinkamtibmas dan Penyuluh KB Dorong Penuntasan Stunting di Bonto Birao

by Biro Pangkep

Kelaster.com TONDONG TALLASA — Upaya penuntasan stunting terus dilakukan melalui koordinasi lintas sektor di wilayah Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkep. Salah satunya melalui koordinasi antara pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, dan Penyuluh Keluarga Berencana (KB) di Desa Bonto Birao, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan Kepala Desa Bonto Birao Rahmatullah, S.IPem., Bhabinkamtibmas Muh. Ridwan, S.H., serta Penyuluh Keluarga Berencana Kecamatan Tondong Tallasa, Ati, S.Sos. Koordinasi dilakukan untuk membahas langkah-langkah dalam mendukung penuntasan stunting, khususnya di wilayah Desa Bonto Birao.

Dalam koordinasi tersebut, dibahas pentingnya keterlibatan seluruh pihak dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting. Pemerintah bersama petugas di lapangan terus mendorong masyarakat agar memahami pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi, terutama bagi ibu hamil dan anak usia balita.

Penyuluh Keluarga Berencana Kecamatan Tondong Tallasa, Ati, S.Sos., menyampaikan bahwa pemenuhan makanan bergizi secara disiplin menjadi salah satu hal penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Asupan seperti nasi, telur, susu, buah-buahan, dan sayuran perlu diperhatikan dalam pola konsumsi sehari-hari.

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan pangan bergizi juga dapat didukung melalui berbagai program bantuan pemerintah, seperti bantuan pangan, Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), serta pemanfaatan lahan pekarangan untuk menanam sayuran dan buah-buahan.

Ia menambahkan, perhatian terhadap tumbuh kembang anak perlu dilakukan sejak masa kehamilan hingga setelah anak lahir. Karena itu, petugas di lapangan diharapkan terus memberikan edukasi dan mengingatkan masyarakat, khususnya ibu hamil dan orang tua yang memiliki anak usia balita, mengenai pentingnya pola konsumsi yang sehat dan bergizi.

Upaya penuntasan stunting, lanjutnya, tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, tetapi membutuhkan kerja sama lintas sektor. Koordinasi antara pemerintah desa, petugas kesehatan, penyuluh, kepolisian, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat langkah pencegahan stunting di tingkat desa.

Sementara itu, Kapolsek Tondong Tallasa AKP Marzuki, S.H., M.H., dalam arahan kepada personel Polsek Tondong Tallasa, khususnya Bhabinkamtibmas, menekankan pentingnya koordinasi dan dukungan terhadap berbagai program pemerintah, termasuk upaya penuntasan stunting.

“Pelaksanaan program penuntasan stunting membutuhkan koordinasi lintas sektor. Bhabinkamtibmas diharapkan terus bersinergi dengan pemerintah desa dan pihak terkait untuk mendukung upaya pemenuhan kebutuhan gizi serta tumbuh kembang anak demi masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Related Articles