Rabu, Juli 28, 2021
Beranda Berita Arkeologi FIB Unhas melakukan ekskavasi penyelematan Benteng Somba Opu

Arkeologi FIB Unhas melakukan ekskavasi penyelematan Benteng Somba Opu

KELASTER.COM,MAKASSAR – Dep. Arkeologi FIB UH bekerja sama dengan BPCB Sulselbar, Balar Sulselbar, dan Dirjen Kebudayaan, melakukan ekskavasi penyelamatan Benteng Somba Opu selama 21 hari. Kegiatan ini melibatkan personil sebanyak 120 orang, mahasiswa arkeologi 43 orang, dosen 12 orang, pegawai BPCB dan Balar 65 orang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka implementasi program merdeka belajar-kampus merdeka. Hasil dari kegiatan ekskavasi, menemukan dinding Benteng Somba Opu yang selama ini belum diketehui keberadaannya. Situs Benteng Somba Opu merupakan bekas pusat Kerajaan Gowa abad 16-17. Sekarang situs tersebut dijadikan sebagai taman budaya dan laboratorium untuk praktek mahasiswa arkeologi.

Salah satu tujuan ekskavasi ini mencari jejak-jejak peninggalan benteng somba opu, fokusnya mencari bentuk utuh benteng ini. Khususnya dinding utara benteng somba opu, untuk mengetahui sejauh mana batas dinding utara tersebut yang pda zaman dahulu berbatasan lansung dengan lautan. Di sini banyak batu yang berserakan, untuk itu kami menggali di bagian ini. Selain itu kami juga mencari jejak istana yang berada di dalam kawasan benteng somba opu. Ujar Rustan sebagai Koord Ekskavasi Revitalisasi Benteng Somba Opu.

Dari 4 tim yang melakukan ekskavasi ada pula yang fokus dengan rencana membuat zona edukasi. Namun karena kurangnya bukti data sejarah visual, yang ada hanya informasi dari pembacaan naskah. Tim juga ini menemukan alur sistem drainase dalam benteng tanpa menganggu cagar budaya karena setelah melakukan revitasilasi berapa tahun lalu. Apalagi kalau musim hujan ada area yang digenangi air takutnya akan merusak cagar budaya ini nantinya.

Kami berharap kegiatan ekskavasi ini bisa berlanjut hingga tujuan ekskavasi ini dapat terwujud, menemukan bentuk utuh benteng somba opu, menemukan jejak-jejak istana daam benteng, memperbanyak bukti-bukti sejarah visual untuk pembuatan zona edukasi dan mememukan sistem drainase awal benteng somba opu agar genangan air saat musim hujan bisa hilang dan dinding tidak menjadi rapuh oleh genangan tersebut, dan yang terpenting mahasiswa kami lansung praktek ekskavasi dan belajar kepada para arkeolog Sulawesi Selatan dari berbagai instansi, tutup Rosmawati Ketua Departemen Arkeologi FIB Unhas. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Postingan Populer

Komisi 3 DPRD Parepare, kita akan teruskan ke pemerintah kota Hasil RDP dengan warga Pasar Senggol

KELASTER.COM,PAREPARE - Kondisi Pandemi Covid-19 belum berakhir di Indonesia termasuk Kota Parepare yang sampai saat ini masih dirasakan disemua sektor. Komisi 3 Dewan Perwakilan Rakyat...

KKN UNHAS MANGGALA 4 GEL. 106 “PENYULUHAN MENYIKAT GIGI YANG BAIK DAN BENAR DI TPA BORONG, KECAMATAN MANGGALA

KELASTER.COM,MAKASSAR - Kuliah kerja nyata Universitas Hasanuddin gel. 106 wilayah manggala melakukan edukasi terkait cara menyikat gigi yang baik dan benar. Edukasi ini dilakukan di...

mahasiswa KKN Unhas Gel-106 posko Manggala 4 lakukan sterilasisasi masjid Al Ashri Antang

KELASTER.COM,MAKASSAR - Pandemi covid-19 yang melanda Indonesia bahkan dunia yang dimulai pada awal tahun 2020, memiliki dampak yang signifikan salah satunya pada sektor keagamaan. Melihat...

Siap-Siap Keputusan Perpanjangan PPKM di Parepare

KELASTER.COM, PAREPARE -- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Parepare dikabarkan bakal diperpanjang. Hal tersebut dikatakan Staff Pengelola Data Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Protokol...

ODGJ yang Berkeliaran di Lasiming Diamankan Petugas

KELASTER.COM, PAREPARE -- Petugas Satpol PP Parepare kembali mengamankan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). Dalam pengamanan tersebut, bersama Dinas Sosial Kota Parepare, Petugas keamanan menindaklanjuti...

List Komentar