Home Berita Dinas Perikanan Pangkep Bekali Nelayan Pengetahuan Cuaca demi Keselamatan Melaut

Dinas Perikanan Pangkep Bekali Nelayan Pengetahuan Cuaca demi Keselamatan Melaut

by Biro Pangkep

KELASTER.COM PANGKEP — Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) melalui Dinas Perikanan membekali nelayan dan pembudidaya ikan dengan pengetahuan mengenai kondisi cuaca dan perairan melalui kegiatan Sekolah Lapang Cuaca. Program ini diharapkan membantu masyarakat pesisir merencanakan aktivitas dengan lebih baik sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya di laut.

Kegiatan yang didanai melalui Tahun Anggaran 2026 tersebut digelar di Aula Pertemuan Mattampa Inn, Kelurahan Samalewa, Kecamatan Bungoro, Senin (26/10/2026). Bupati Pangkep, Dr. H. Muhammad Yusran Lalogau, S.Pi., M.Si., hadir bersama jajaran Dinas Perikanan dan perwakilan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Turut hadir Kepala Dinas Perikanan Pangkep, Muhammad Arsyad Jamal, S.Kel., M.Si.; Kepala Bidang Maritim BMKG Maritim Untia Makassar, Sukma Tri Yuliasari, S.Si., M.Si.; serta Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah VI, Dr. Nasrol Adil, S.Si., M.T. Kegiatan tersebut diikuti nelayan dan pembudidaya ikan dari wilayah pesisir hingga kepulauan Pangkep.

Kepala Dinas Perikanan Pangkep, Muhammad Arsyad Jamal, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman peserta dalam membaca dan memanfaatkan informasi prakiraan cuaca, tinggi gelombang, serta pasang surut air laut sebelum melakukan pekerjaan.

Menurut Arsyad, informasi tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan bagi nelayan ketika menentukan waktu melaut maupun bagi pembudidaya saat menjalankan kegiatan di kawasan budidaya. Dengan mengetahui perkiraan kondisi perairan lebih awal, mereka memiliki waktu untuk menyesuaikan rencana kerja dan mengantisipasi kemungkinan perubahan cuaca.

Ia menambahkan, prakiraan cuaca untuk hari berikutnya dapat diperoleh sejak siang hari. Ketersediaan informasi lebih awal ini diharapkan membantu masyarakat perikanan mempersiapkan aktivitas secara lebih terukur dan mengurangi risiko yang dapat timbul akibat kondisi cuaca yang tidak bersahabat.

Sementara itu, Kepala Bidang Maritim BMKG Maritim Untia Makassar, Sukma Tri Yuliasari, menyampaikan bahwa Sekolah Lapang Cuaca Nelayan merupakan bagian dari program prioritas nasional untuk memperkuat literasi cuaca bagi masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian pada sektor kelautan dan perikanan. Ia mengapresiasi langkah Pemkab Pangkep melalui Dinas Perikanan yang menyelenggarakan kegiatan tersebut secara mandiri pada 2026, meskipun program itu tidak termasuk dalam pelaksanaan kegiatan BMKG di Pangkep pada tahun ini.

Sukma berharap inisiatif tersebut dapat mendorong pemerintah kabupaten lain di Sulawesi Selatan untuk melakukan edukasi serupa. Menurutnya, pemahaman mengenai cuaca ekstrem, gelombang tinggi, dan pergeseran musim semakin dibutuhkan karena berbagai kondisi tersebut telah menjadi tantangan nyata bagi masyarakat maritim. Melalui kegiatan ini, nelayan dan pembudidaya ikan diharapkan semakin terbiasa menjadikan informasi BMKG sebagai salah satu dasar pengambilan keputusan demi mendukung kelancaran usaha dan keselamatan saat beraktivitas.

Related Articles