Sabtu, Desember 4, 2021
Beranda Berita Legislator Nasdem Asmawati: Warga Boleh Tolak Pembangunan Menara Telekomunikasi Dekat Permukiman

Legislator Nasdem Asmawati: Warga Boleh Tolak Pembangunan Menara Telekomunikasi Dekat Permukiman

KELASTER.COM, PAREPARE — Penolakan pembangunan menara telekomunikasi karena berdampak bisa dilakukan oleh warga. Hal itu tertuang dalam Peraturan Perundang-undangan (Perda) Nomor 2 Tahun 2015, tentang Penataan, Pengendalian dan Pengawasan Menara Telekomunikasi yang disosialisasikan Legislator Nasdem Asmawati di Alya Sweetness, Selasa (5/10/2021).

Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare itu menyampaikan dalam perda tersebut, ada beberapa hal penting yang mesti diketahui masyarakat.

Pertama, yakni memberikan kepastian hukum kepada masyarakat dan pemerintahan dalam merencanakan, melaksanakan, mengendalikan dan mengawasi kegiatan pembangunan dan penggunaan menara.

Kedua lanjut Asmawati, yakni mewujudkan upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap layanan jasa telekomunikasi, dengan memperhatikan prinsip penataan ruang.

“Termasuk estetika menara telekomunikasi, keamanan bagi masyarakat dan kepentingan umum, hal ini perlu untuk diketahui masyarakat,”papar Asmawati

Dalam perda tersebut tambahnya, juga mengatur tak hanya pemerintah saja, mesti ada persetujuan warga juga yang tinggal di permukiman dekat pembangunan menara telekomunikasi.

“Harus ada persetujuan warga. Itulah pentingnya dilakukan sosialisasi antara pemilik menara dan masyarakat sekitar,” tambahnya.

Sedangkan Kepala Seksi Telekomunikasi Dinas Kominfo Kota Parepare, Joko Setioko yang juga menjadi narasumber dalam sosper tersebut menjelaskan, dalam perda ini juga mengatur, adanya penyediaan asuransi bagi masyarakat yang terdampak radiasi yang ditimbulkan.

Menurutnya pembangunan menara di tengah kota tidak lagi bisa dilakukan. Mesti menggunakan menara jenis lainnya seperti tower diatas gedung.

“radius radiasi 125 persen dikali ketinggian menara itu kena dampak dan diasuransikan, bukan hanya warga sekitar saja, warga yang kebetulan lewatpun disekitar menara dan kena dampak pada saat itu, maka diasuransikan,” pungkas Joko.(Dila)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Postingan Populer

Bappeda Terus Dukung Program Pengembangan Kota Hijau Parepare

PAREPARE -- Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Pohon Nasional di Kota Parepare, Rabu, 1 Desember 2021, diperingati secara kolaboratif oleh Pemkot Parepare...

Wisata Permandian Bacukiki Ditutup Usai Telan Tiga Korban

KELASTER.COM, PAREPARE -- Wisata permandian Embung Marilaleng dan sungai Bilalang'e Ditutup. Langkah ini diambil Pemerintah Kota Parepare Kecamatan Bacukiki, pasca kedua wisata permandian ini...

22 Calon Dewan Pendidikan Kota Parepare Jalani Seleksi Uji Kepatutan

KELASTER.COM, PAREPARE -- Setelah dinyatakan lulus seleksi administrasi, 22 peserta calon pengurus Dewan Pendidikan Kota Parepare periode 2021-2025, mengikuti tahap uji kepatutan dan kelayakan,...

Aksi Peduli Lingkungan, FKH Parepare Tanam Ratusan Pohon di Kawasan Padat Penduduk

KELASTER.COM, PAREPARE -- Ratusan pohon pucuk merah akan menghiasi sekaligus meneduhkan kawasan padat penduduk di Kota Parepare. Forum Komunitas Hijau (FKH) Kota Parepare bersa pemerintah...

IKAFE SIAP SUKSESKAN MUBES IKA UNHAS

Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi (Ikafe) Unhas, menyatakan kesiapan untuk menyukseskan Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Unhas yang akan diadakan dalam waktu dekat. "Sebagai pemegang...

List Komentar