Sabtu, Desember 4, 2021
Beranda Berita Mahasiswa Prodi Psikologi Unhas Raih Best Paper di Temu Ilmiah Nasional

Mahasiswa Prodi Psikologi Unhas Raih Best Paper di Temu Ilmiah Nasional

Mahasiswa Progran Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin berhasil meraih prestasi membanggakan. Lidya Fitri Ramadhani B, mahasiswa angkatan 2016 meraih Best Paper dalam Temu Ilmiah Nasional Ikatan Psikologi Sosial X 2021.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Ikatan Psikologi Sosial-HIMPSI dan Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat, yang mengusung tema “Kontribusi Psikologi Sosial dalam Masalah Lingkungan: Proteksi, Konservasi dan Kualitas Interaksi Sosial”.

Lidya mengangkat topik dari situasi sehari-hari. Ia kerapkali menemukan beberapa orang yang tidak menghabiskan makanan, dan berujung dibuang. Hal ini menjadi fokus perhatian yang disampaikan oleh Lidya dalam penelitiannnya bertajuk “Analisis Faktor Psikologis yang Memengaruhi Perilaku Membuang Makanan (Food Waste Behavior) pada Generasi Z di Kota Makassar”.

Melalui wawancara (Rabu, 6/10), Lidya menjelaskan bahwa penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku masyarakat membuang sisa makan telah menjadi persoalan besar yang dihadapi oleh seluruh dunia. Hal ini dikarenakan makanan terbuang tersebut akan menimbulkan dampak yang merugikan, yakni terjadinya degradasi lingkungan, kerugian ekonomis, dan kesenjangan sosial.

Menurut data resmi dari Economic Intelligence Unit pada 2016 melaporkan bahwa Indonesia menempati posisi ke-2 sebagai negara penghasil makanan terbuang terbanyak di dunia. Hal ini merupakan hal yang sangat miris, mengingat Indonesia masih bergelut dengan berbagai persoalan, salah satunya kasus kelaparan yang masih serius.

“Saya mencoba melihat hal ini dari perspektif psikologi, yakni perilaku membuang makanan khususnya pada generasi Z anak muda di Makassar, yang mana usia muda sering dikaitkan dengan tingginya makanan terbuang yang dihasilkan,” kata Lidya.

Berangkat dari persoalan ini, Lidya mengonfirmasi faktor-faktor psikologis yang memainkan peranan penting dan memengaruhi perilaku membuang makanan generasi Z di Kota Makassar. Sehingga, bisa menghadirkan berbagai inovasi untuk mengatasi persoalan makanan terbuang ini dengan lebih efektif.

Lebih lanjut, Lidya menambahkan bahwa karya ilmiah ini berupaya untuk mengangkat topik yang rasanya masih cukup jarang dibicarakan dalam ranah ilmiah, khususnya di Indonesia namun sangat dekat dengan keseharian kita. Karya ilmiah ini sebagai pembuka jalan dan mengenalkan isu makanan terbuang kepada masyarakat agar lebih menyadari persoalan makanan tersebut

Lidya menambahkan bahwa alasan dirinya termotivasi untuk mengikuti Temu Ilmiah Nasional IPS X 2021 ini karena adanya dorongan dari para dosen. Selain itu juga adanya dorongan dalam diri untuk mencoba pengalaman mengikuti forum nasional dan belajar di forum penelitian yang berhubungan dengan keilmuan psikologi dan persoalan lingkungan.

“Penelitian ini merupakan karya tugas akhir skripsi sarjana saya, dengan dibimbing oleh Bapak Dr. Ichlas Nanang Afandi, S.Psi., MA dan Ibu Triani Arfah, S.Psi., M.Psi., Psikolog., dan merupakan hasil diskusi bersama. Nah, untuk persiapan ke forum Temilnas ini, saya kemudian bersama Ibu Triani Arfah berada dalam satu tim,” kata Lidya.

Dalam prosesnya lebih banyak dalam penyusunan penelitian sendiri, mulai dari proposal, kemudian pengambilan data kepada 1000 subjek dengan metode kuantitatif, hingga pada proses menganalisis hasil dan pembuatan laporan akhir.

Penelitian ini melibatkan Dr. Ichlas Nanang Afandi, S.Psi., MA sebagai Ketua Prodi Psikologi dan dosen pembimbing skripsi dan Triani Arfah, S.Psi., M.Psi., Psikolog selaku dosen pembimbing skripsi Lidya.

Lidya berharap Karya ilmiah ini dapat diterbitkam menjadi artikel di jurnal, sehingga akan lebih banyak yang dapat mengakses. Apalagi di Makassar dan di Indonesia pada umumnya, sisa makanan adalah komposisi sampah yang paling banyak mendominasi dan masuk ke TPA yang tentu akan membawa persoalan baru. (rilis/*/dhs/ilo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Postingan Populer

Bappeda Terus Dukung Program Pengembangan Kota Hijau Parepare

PAREPARE -- Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Pohon Nasional di Kota Parepare, Rabu, 1 Desember 2021, diperingati secara kolaboratif oleh Pemkot Parepare...

Wisata Permandian Bacukiki Ditutup Usai Telan Tiga Korban

KELASTER.COM, PAREPARE -- Wisata permandian Embung Marilaleng dan sungai Bilalang'e Ditutup. Langkah ini diambil Pemerintah Kota Parepare Kecamatan Bacukiki, pasca kedua wisata permandian ini...

22 Calon Dewan Pendidikan Kota Parepare Jalani Seleksi Uji Kepatutan

KELASTER.COM, PAREPARE -- Setelah dinyatakan lulus seleksi administrasi, 22 peserta calon pengurus Dewan Pendidikan Kota Parepare periode 2021-2025, mengikuti tahap uji kepatutan dan kelayakan,...

Aksi Peduli Lingkungan, FKH Parepare Tanam Ratusan Pohon di Kawasan Padat Penduduk

KELASTER.COM, PAREPARE -- Ratusan pohon pucuk merah akan menghiasi sekaligus meneduhkan kawasan padat penduduk di Kota Parepare. Forum Komunitas Hijau (FKH) Kota Parepare bersa pemerintah...

IKAFE SIAP SUKSESKAN MUBES IKA UNHAS

Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi (Ikafe) Unhas, menyatakan kesiapan untuk menyukseskan Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Unhas yang akan diadakan dalam waktu dekat. "Sebagai pemegang...

List Komentar