Home Berita Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan se-Pangkep 2026 Digelar, Dorong Literasi Berbasis DAK Nonfisik

Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan se-Pangkep 2026 Digelar, Dorong Literasi Berbasis DAK Nonfisik

by Biro Pangkep

 

KELASTER.COM PANGKEP — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menggelar sosialisasi lomba perpustakaan desa dan kelurahan se-kabupaten melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Asdar Muis, Gedung Layanan Perpustakaan Terminal Bungoro, Kecamatan Bungoro, Rabu (6/5/2026), dan diikuti sebanyak 56 peserta yang berasal dari berbagai desa dan kelurahan di Kabupaten Pangkep.

Sosialisasi tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pangkep, Abbas Hasan, AP., MM. Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten I Setda Pangkep yang memberikan dukungan terhadap penguatan literasi di tingkat desa dan kelurahan.

Dalam sambutannya, Abbas Hasan menyampaikan bahwa lomba perpustakaan desa dan kelurahan ini merupakan salah satu upaya strategis untuk meningkatkan minat baca masyarakat sekaligus mendorong pengelolaan perpustakaan yang lebih inovatif dan berkelanjutan.

Menurutnya, melalui pemanfaatan DAK nonfisik, pemerintah daerah berharap perpustakaan desa dan kelurahan dapat berkembang menjadi pusat belajar masyarakat yang tidak hanya menyediakan bahan bacaan, tetapi juga menjadi ruang aktivitas edukatif dan pemberdayaan warga.

“Perpustakaan desa dan kelurahan memiliki peran penting sebagai ujung tombak peningkatan literasi masyarakat. Melalui lomba ini, kita ingin memotivasi pengelola untuk terus berinovasi dan memberikan layanan terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten I Setda Pangkep menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa dalam mengembangkan budaya literasi. Ia berharap kegiatan ini mampu melahirkan perpustakaan-perpustakaan unggulan yang dapat menjadi contoh bagi wilayah lainnya.

Kegiatan sosialisasi ini juga diisi dengan pemaparan teknis pelaksanaan lomba, kriteria penilaian, serta strategi pengelolaan perpustakaan desa dan kelurahan yang efektif dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh peserta dapat memahami mekanisme lomba serta mampu mempersiapkan perpustakaan di wilayahnya masing-masing agar lebih kompetitif dan berkualitas.

Related Articles